Dirimu Dan Dahaga Akan Cinta
Engkau bukan mawar, tapi aku ingin menciummu
Engkau bukan madu, tapi aku ingin merasakanmu
Dan aku bukan pujangga yang patut kau cintai
Tapi ku ingin pahami dirimu…menjelajah dalam kalbumu
Cinta adalah sebuah kata bercahaya
Ditulis oleh tangan cahaya, pada malam cahaya
Engkau adalah serentetan kata-kata
Yang kutulis dengan kata cinta keabadian
Ingin ku terjemahkan lidahku ke dalam lidahmu
Meski bibirku tak sanggup mengucap bibirmu
Ingin ku terjemahkan tanganku ke dalam tangan mu
Meski tanganku tak bisa menterjemahkan tanganku
Ingin kuterjemahkan darahku kepada darahmu
Meski darahmu tak bisa menyentuh darah ku
Hanya jiwamu yang mampu bertandang kedalam ladang jiwaku
Tanda tabir kedalam pelangi berselimut remang-remang
Membisikan perasaan keindahan berkata-kata ketakjuban
Engkau telah bersarang, bersembunyi dalam dadaku
Ku kunci dirimu rapat-rapat…Di dalam hatiku
Tanpa bias kata, tanpa ucap makna
Aku begitu ingin memahami dan mengertimu
Hingga yang tertusuk padamu berdarah padaku
~HP~